4 Hal yang Bisa Ditanyakan di Akhir Wawancara Kerja

Akhir Wawancara Kerja
Akhir Wawancara Kerja

Wawancara kerja memang menjadi momen yang istimewa bagi setiap orang yang sedang mencari pekerjaan. Banyak hal dipersiapkan, bahkan sejak jauh-jauh hari. Bukan hanya mempelajari tips wawancara, persiapan mental pun dilakukan. Sehingga nantinya lebih tenang saat bertemu pewawancara. Seringkali pewawancara akan melontarkan pertanyaan di akhir wawancara.

Tujuannya bisa saja untuk mengetes atau memang pewawancara ingin mengetahui suatu hal dari calon pegawai. Sebagai kandidat yang diwawancarai, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Untuk wawancara offline, cara berpakaian akan sangat menentukan. Akan berbeda ceritanya jika wawancara dilakukan secara online.

Meskipun demikian, substansi dari wawancara tetap harus dipastikan agar perusahaan bisa menemukan kandidat yang cocok. Orang yang diwawancarai pun sebaiknya merespons jika pihak perusahaan memberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan di akhir wawancara.

Beberapa Pertanyaan di Akhir Wawancara

Sesi wawancara bisa berlangsung beberapa menit sesuai kebutuhan. Umumnya, wawancara dilakukan oleh HRD. Kemudian sampailah pada saatnya HRD mengatakan seperti ini.

Baca Juga  Asah Kemampuan Anak dengan Aplikasi Belajar Coding Gratis di Play Store

“Apa kamu ada pertanyaan?”

Jawaban apa yang seharusnya disampaikan calon pegawai tersebut? Memang benar bahwa pertanyaan di akhir wawancara tidak mutlak harus ada. Bagi perusahaan, hal itu bisa jadi opsional saja yang sifatnya normatif. Apa yang akan Anda jawab pada momen seperti itu? Yang jelas, jangan menjawab seolah-olah tidak benar-benar berminat untuk bekerja. Meskipun sebenarnya belum yakin mau tanya apa, sebaiknya tetap sampaikan pertanyaan yang mencerminkan profesionalitas.

Hal-hal yang Tidak Boleh Diucapkan

Sebelum menanyakan hal yang disarankan, terlebih dahulu kita perhatikan hal yang tidak boleh diucapkan. Berikut ini adalah kalimat yang sebaiknya tidak diucapkan di depan HRD yang mempersilahkan untuk bertanya. Ketika ditanya ‘apa kamu ada pertanyaan?’, jangan menjawab begini;

“Tidak ada, Bu/pak,”

Jenis jawaban yang terlalu singkat seperti ini akan terkesan kurang antusias. 

“Saya tidak tahu mau tanya apa,”

Selain ‘tidak ada’, jawaban ‘tidak tahu’ juga akan membuat kandidat tampak ragu-ragu atau tidak percaya diri.

“Karena saya sudah mengetahui semuanya, jadi tidak ada,”

Baca Juga  Cara Menggunakan Efek Baru 3D Zoom Pro Capcut Viral September 2021

Jawaban ini kebalikan dari dua contoh di atas. Yang ini terkesan bahwa kandidat sok tahu padahal masih banyak yang belum dipahami tentang pekerjaannya.

Terkait Pertanyaan di Akhir Wawancara, Apa yang Sebaiknya Disampaikan? 

Berikut ini ada beberapa hal yang sebaiknya disampaikan kepada HRD atau pewawancara.

1. “Bisa diceritakan seperti apa keseharian pegawai yang bekerja pada posisi ini?”

Pertanyaan seperti ini termasuk bagus karena beberapa alasan. Salah satunya adalah memberi referensi calon pegawai, tentang bagaimana nanti jika diterima. HRD perusahaan pun merasa diapresiasi jika ada kandidat bertanya tentang hal terkait pekerjaan.

2. “Pribadi apa yang sekiranya cocok untuk ditempatkan dalam posisi ini?”

Seperti pada poin sebelumnya, pertanyaan di akhir wawancara memang disarankan menyangkut pekerjaan yang dilamar. Ketika kandidat bertanya seperti ini, artinya ada minat yang serius untuk memaksimalkan performa.

3. “Setiap pekerjaan pastinya memiliki tingkat kesulitan tersendiri, tetapi apakah yang tersulit di posisi ini?”

Setiap pekerjaan pasti ada kesulitannya, jadi calon pegawai lebih baik mencari tahu sejak awal. Tujuannya agar nanti jika diterima tidak akan kaget dengan segala tantangannya.

Baca Juga  Cara Presentasi Menarik Dengan 9 Website Ini

4. “Bagaimana budaya perusahaan di sini?”

Pertanyaan selanjutnya yang disarankan adalah terkait budaya kerja. Ini akan memberi kemudahan pegawai untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. 

Sekian pembahasan tentang pertanyaan di akhir wawancara. Mudah-mudahan memberi pencerahan.

Pos terkait